"Kami temukan sebuah grup yang terhubung, hampir sama dengan MCA. Saat ini masih dilakukan penyidikan secara mendalam," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji, di Sidoarjo, Kamis (1/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam waktu dekat, kami akan berkoordinasi dengan Direktorat Cybercrime Mabes Polri untuk mengetahui secara mendalam hubungan tersangka dari Sidoarjo dengan tersangka lain yang ditangkap Mabes Polri terkait MCA," lanjut Himawan.
"Untuk memastikan itu, masih kami telusuri," ucapnya.
ER, yang merupakan guru ngaji, sendiri sempat membaca surat pernyataan minta maaf atas apa yang dilakukannya. Dia mengaku hanya ingin menegakkan agama Islam.
"Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Pak Kapolri dan masyarakat luas. Saya khilaf. Saya hanya ingin membela Islam," ujar pelaku, ketika itu.