Hal ini bermula dari dua foto viral di media sosial yang memuat Fadli bersalaman dengan seorang pria dengan mengenakan kaos putih. Di foto kedua, pria itu makan bersama dengan Fadli dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Dalam kedua foto tersebut pria itu ditandai dengan tulisan admin MCA (Muslim Cyber Army).
"Kalau tidak salah ada akun siapa gitu, termasuk akun yang diretweet oleh Ananda Sukarlan. Ada dua akun lagi, ada Lambe Turah dan sebagainya. Jadi semua ya akan kita laporkan nanti," kata Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (2/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara akun lainnya bernama @MakLambeTurah yang aktif memposting dengan cuitan terakhir tiga jam yang lalu. Dalam cuitannya 16 jam yang lalu, akun ini sempat menyinggung Fadli Zon.
om fadli zon bersama admin Grup United Muslim Cyber Army
#cumaSemobil
#cumafoto
#foto2017
sumber tekape:
1. https://www.facebook.com/roy.janir/posts/1337926332921548
sumber tekape admin:
2. https://www.facebook.com/groups/1452906758121055/about/
sumber hosip:
https://twitter.com/P3nj3l4j4h/status/969194607744446465
[Gambas:Twitter]
Fadli menjelaskan pelaporan itu bertujuan agar Kepolisian melakukan sweeping terhadap berita fitnah, bohong, dan hoaks di dunia siber.
Wakil Ketua DPR ini mengatakan, pelaporan yang dilakukannya juga objektif lantaran dirinya mendapati unggahan fitnah dalam gambar di Twitter. Dalam gambar itu disebut dirinya seolah-olah bersama dengan admin Muslim Cyber Army (MCA).
Padahal orang yang dimaksud pada itu, kata dia, adalah Eko yang merupakan pendukung Anies Baswedan-Sandiaga Uno saat Pilgub DKI Jakarta 2017.
"Pada saat kemenangan Anies-Sandi dia bernazar mau jalan kaki dari Madiun sampai Jakarta. Akhirnya dia jalan kaki dari Madiun ke Jakarta. Sampai Jakarta kita sambut, termasuk pak Prabowo menyambut waktu itu sambil jalan pagi," kata dia.
Meski demikian Fadli enggan menduga aktor di belakang akun-akun penyebar hoaks dan fitnah.
Terkait pelaporan, Fadli akan datang ke Bareskrim bersama pengacaranya dengan disertai bukti-bukti untuk menguatkan laporan.
"Saya akan laporkan nanti jam 3 ke Bareskrim,' kata Fadli. (osc/sur)