"Politik identitas tidak hanya terkait dengan agama yang menonjolkan sekterianisme politik atau primordialisme. Kalau identitas politik terlalu ekstrem sangat mem-blocking akan mudah untuk menyulut dialektik antagonistik," ujarnya di Jakarta, Minggu (4/3).
Din menuturkan ada faktor lain yang dapat berkontribusi mengakibatkan kekacauan di pemilihan kepala daerah serentak 2018 dan pemilihan presiden 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Faktor selanjutnya adalah politik uang yang menurutnya masih banyak dilakukan di masa kampanye.
Lihat juga:Ahok dan Rizieq Shihab Diminta Akur |
"Kita ini harus arahkan kepada nilai dasar Pancasila dalam bidang ekonomi dan politik, ini yang belum, justru karena kita mengadopsi sistem yang sangat liberal dalam politik dan ekonomi liberal," ujarnya.
"Mari kita kembali ke nilai dasar yang kita miliki yaitu Pancasila," kata Din. (aal/wis)