Mahendradatta menduga cuitan Antoni di akun twitternya itu sengaja dilontarkan sebagai 'pancingan' untuk menimbulkan kegaduhan belaka.
"Kami lagi mempertimbangkan apakah ini hanya pancingan atau apa. Ini masalah politik. Jadi masih dipertimbangkan," ujar Mahendradatta kepada CNNIndonesia.com, Minggu (4/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum ada putusan apa-apa. Nanti segera setelah ada putusan baru tahu," katanya.
Selain melaporkan Ananda, Fadli juga mempolisikan akun Twitter @makLambeTurah dan beberapa akun lain karena diduga akun-akun tersebut menyebarkan hoaks serta fitnah terkait foto tersebut. Fadli tak terima disebut punya hubungan erat dengan Muslim Cyber Army (MCA).
Di akun twitternya, Antoni mendukung Ananda dengan menyebut kader PSI itu telah dilaporkan ke polisi oleh 'tukang buat hoaks tiap hari'.
Dalam cuitan terbarunya, kemarin, Antoni mempersilakan Fadli melapor ke polisi atas pernyataan dia mendukung Ananda di Twitter.
Antoni meyakini polisi akan bersikap profesional dan dia bersiap menanti pelaporan Fadli ke polisi.
"Thanks bila Fadli Zon bersedia membuat laporan, agar terbuka semua ke publik. Saya percaya profesionalisme polisi yang keren. Saya terharu nih menunggu," tulis Antoni.
[Gambas:Twitter]