Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan pihaknya masih menyelidiki peristiwa tersebut. Hingga kini pihaknya belum dapat memastikan motif penyerangan yang dilakukan oleh sekitar 50 orang yang diduga terlibat geng motor tersebut.
"Ada gerombolan pengendara motor dari arah selatan ke utara sebanyak lebih kurang 50 orang, mereka berteriak-teriak sambil bergerak. Kemudian di lampu merah McD Kemang mereka kembali ke arah selatan. Kami masih cari ya siapa pelakunya dan motifnya," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelima korban tersebut diketahui berinisial AP dengan luka robek kecil di dagu, VE dengan luka di kepala, DJP dengan luka di dagu, MR dengan luka memar di kepala dan BA dengan luka lecet di pipi. Selain kelima korban, empat kendaraan roda empat dirusak.
Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Mampang Inspektur Satu Fajrul mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh, korban merupakan masyarakat sipil dan pengemudi ojek online. Namun Fajrul belum dapat merinci siapa saja yang merupakan pengemudi ojek online.
"Rata-rata lagi makan dan nongkrong di pinggir jalan. Mereka (korban) masyarakat tapi kemarin informasinya ada yang pengemudi ojek online, tapi harus kami pastikan dulu," ujarnya saat dihubungi CNNIndonesia.com.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. (CNN Indonesia/Marselinus Gual) |
"Keterangan saksi di lapangan juga simpang siur, karena mereka rata-rata langsung panik dan menyelamatkan diri," ucapnya.
Anggota Brimob Dikeroyok
Sementara itu di lokasi yang sama yakni Cafe Dronk pada Minggu (4/3) dini hari juga terjadi peristiwa pengeroyokan terhadap seorang anggota Brimob Bhayangkara Dua (Bharada) Yasri Abdulmas. Yasri mengalami luka sobek dan luka tusuk. Saat ini Yasri masih menjalani pengobatan di RSUD Pasar Minggu.
Dari keterangan saksi, Fajrul mengatakan Yasri datang bersama enam rekannya sesama anggota polisi.
"Saksi melihat korban lari keluar dari Cafe Dronk ke arah lampu merah Kemang Selatan, setelah korban lari di depan Mini Market Chicmart, korban dikeroyok oleh beberapa orang yang tidak dikenal. Para pelaku kemudian kabur setelah korban tergeletak," kata Fajrul.
Dia mengatakan polisi juga masih menyelidiki peristiwa tersebut dan belum diketahui motif dari pengeroyokan itu. Fajrul belum bisa memastikan apakah kedua peristiwa tersebut saling berkaitan atau tidak.
"Belum tahu masih kami dalami biar tidak berspekulasi," tuturnya. (pmg)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. (CNN Indonesia/Marselinus Gual)