"Modusnya modus lama. Pelaku pepet korban dan mengaku polisi, terus korban dibawa keliling," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Roma Hutajulu kepada CNNIndonesia.com.
Korban yang diajak keliling pelaku kemudian berteriak minta tolong dari dalam mobil. Mobil kemudian melaju kencang dan ugal-ugalan di sepanjang Jalan Percetakan Negara. Mobil itu juga menabrak dan menyerempet banyak pengendara serta pejalan kaki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di dalam mobil, pelaku mengambil telepon seluler korban. Kemudian korban berteriak minta tolong. Dari situ, pelaku yang mengendarai melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak pengguna jalan lain.
"Mobil kemudian diberhentikan dan dirusak massa. Akibat kejadian ini pelaku berikut barang bukti diamankan di Polrestro Jakpus," ucap Roma.
Sebelumnya diberitakan sebuah mobil Suzuki APV warna hitam bernomor polisi F 1325 UH melaju ugalan-ugalan dan menabrak pengendara di Paseban Raya, Senen, Jakarta Pusat.
Informasi dihimpun, mobil tersebut dikendarai pelaku pencurian yang melaju dari kawasan Johar Baru. Menurut saksi, mobil melaju tanpa mengindahkan kondisi jalan yang tengah macet parah. Alhasil mobil tersebut menabrak dan menyerempet banyak kendaraan, termasuk para pemotor dan pengemudi ojek online.
Aksi mereka berakhir di Jalan Paseban Raya usai dikejar para pengendara dan polisi. Mobil tersebut langsung menjadi bulan-bulanan massa.
Massa memecahkan kaca mobil yang dua pelakunya masih berada di dalam. Sementara bagian depan dan bamper penyok seperti habis menabrak sesuatu. Sedangkan keempat ban dalam keadaan kempes seperti habis ditembak. (osc/gil)