"Nanti baru dibuka setelah PBB selesai berurusan dengan KPU," kata Yusril kepada CNNIndonesia.com kemarin.
Yusril saat ini masih fokus untuk memastikan bahwa PBB lolos sebagai salah satu peserta Pemilu 2019. Sambil memastikan, komunikasi politik terus dijalin dengan parpol lain.
"Tapi sekarang fokus mengurus partai dulu," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan ia menyebut bisa saja Yusril menjadi calon wakil presiden bagi Joko Widodo.
Lihat juga:Gerindra Rangkul PBB Hadapi Pemilu 2019 |
"Mungkin bisa saja kita sodorkan beliau sebagai wakil, bisa saja jadi wakilnya Pak Jokowi, bisa saja, tidak tertutup kemungkinan. Bisa juga dengan calon lain" kata Ferry.
Selain itu, Ferry juga menyebut kemungkinan PBB membentuk penjajakan poros baru. Dia juga menyebut untuk Pileg 2019, PBB menargetkan untuk memperoleh 5 persen suara. (sur)