JK Optimistis Indonesia Raih 16 Medali Emas di Asian Games

Patricia Diah Ayu Saraswati, CNN Indonesia | Jumat, 09/03/2018 05:12 WIB
JK Optimistis Indonesia Raih 16 Medali Emas di Asian Games Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku optimistis Indonesia bisa memperoleh setidaknya 16 medali emas atau lebih di ajang Asian Games 2018. (CNN Indonesia/Christie Stefanie).
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku optimistis Indonesia bisa memperoleh setidaknya 16 medali emas atau lebih di ajang Asian Games 2018 di mana Indonesia menjadi tuan rumah acara.

JK, sapaan akrab Jusuf Kalla, mengatakan optimisme itu muncul karena atlet Indonesia telah banyak melakukan pelatihan (try out) dan turnamen di luar negeri sebagai persiapan.

"Ya tentu kita optimistis, tentu harapan kita itu bisa lebih lagi, dan memang peluangnya cukup baik," kata JK usai rapat persiapan Asian Games di Gedung Perjuangan dan Soliditas Atlit Asian Games Kompleks STIK-PTIK, Kamis (8/3).

Dari sisi persiapan, kata JK, saat ini juga jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Ia pun mengklaim persiapan kali ini merupakan persiapan terbaik dalam menghadapi sebuah turnamen olahraga.


"Karena bagi kita ini yang tertinggi ya, jadi persiapannya juga cukup baik," ujarnya.

Lebih lanjut, JK juga menyampaikan masalah anggaran dalam rangka persiapan Asian Games juga tidak ada masalah lagi, baik anggaran untuk pelatihan hingga anggaran untuk pemenuhan gizi para atlet.

Tak hanya itu, anggaran untuk uang saku para atlit pun telag disiapkan, sehingga tidak ada lagi masalah.

"Dulu selalu mengeluh uang saku, semua selesai, tidak ada lagi keluhan tentang itu," ucap JK.

Di sisi lain, Wakapolri yang juga Chef de Mission kontingen Indonesia untuk Asian Games Komjen Syafruddin menyampaikan secara spesifik belum ada pemetaan secara pasti medali emas akan diperoleh dari cabang olahraga apa saja.

Namun, ia menyebut 40 cabang olahraga yang akan berkompetisi di Asian Games siap memberikan kejutan.

"Siap memberikan kejutan, tidak ada perbedaan di antara cabang olahraga," kata Syafruddin. (lav/lav)