Mutasi ini tercantum dalam Keputusan Kapolri Nomor KEP/350/III/2018, tertanggal 8 Maret 2018. Keputusan tersebut diedarkan lewat surat telegram nomor ST/663/KEP./2018 yang salinannya diterima oleh wartawan.
Karier Iriawan terbilang moncer di Korps Bhayangkara. Dia berhasil mengungkap sejumlah kasus besar dan perkara yang menyita perhatian publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Kapolri Ganti Direktur Penyidik Kasus Hoaks |
Warga kala itu digegerkan dengan penemuan 11 otang yang disekap dan bertumpukan di dalam kamar mandi di sebuah rumah mewah di jalan Pulomas Utara. Berbekal CCTV dan kesaksian warga, komplotan perampok berhasil dibekuk polisi.
Jauh sebelum menjabat Kapolda, pria yang akrab disapa Iwan Bule itu pernah mengungkap kasus kontroversial yakni pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen oleh tersangka Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat itu, Antasari Azhar pada 2008. Iriawan saat itu masih berpangkat Kombes dan menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Paling anyar, nama Iriawan sempat dipertimbangkan Polri untuk menjadi pejabat sementara gubernur Jawa Barat untuk mengisi kekosongan jabatan selama Pilgub Jabar digelar. Belakangan usulan itu dimentahkan oleh pemerintah karena menuai polemik di ranah publik.
Irjen M Iriawan kini dimutasi ke Lemhannas. Di sana dia akan mengemban tugas pemerintahan di bidang pendidikan pimpinan tingkat nasional, pengkajian strategis ketahanan nasional dan pemantapan nilai-nilai kebangsaan. (gil)