"Iya, Pak Tommy yang akan membuka dan memberikan sambutan," kata Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Badarudin Andi Picunang saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Sabtu (10/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rapimnas juga sekaligus merekomendasikan pencalonan Tommy sebagai bakal calon presiden di Pemilu 2019.
Selain agenda Rapimnas, dari agenda yang diterima CNNIndonesia.com, para kader Partai Berkarya bakal melakukan ziarah ke makam Presiden ke-2 RI Soeharto, di Astana Giri Bangun pada Senin 12 Maret 2018.
Partai besutan Tommy ini memang identik dengan pemimpin Orde Baru tersebut.
Keberadaan Tommy dalam struktur keanggotaan memunculkan anggapan Partai Berkarya didirikan untuk meneruskan prinsip-prinsip Soeharto.
Ketua Umum Partai Neneng Anjarwaty Tuti tak menampik anggapan tersebut.
Tanpa ragu, Neneng mengatakan bahwa Partai Berkarya memang akan menjadi partainya para Soehartois.
"Karena ada lambang Pak Harto dan Mas Tommy, pasti orang mempunyai pemikiran seperti itu, Soehartois. Ya memang kami membangun dengan militansi Soehartois," tutur Neneng dalam wawancara khusus dengan CNNIndonesia.com.
Partai Berkarya resmi dinyatakan lolos sebagai partai politik peserta Pemilu 2019.
Partai yang identik dengan warna kuning itu adalah fusi dari Partai Nasional Republik dan Partai Beringin Karya.
(ard)