Dalam pidato politik, AHY awalnya memuji Jokowi yang banyak membangun infrastruktur. Namun hal itu tidak bisa dilepaskan olah jasa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang meletakkan pondasi ekonomi yang kuat dan pendapatan per kapita yang tinggi.
Apa yang dilakukan SBY menurutnya juga tak bisa dilepaskan dari presiden sebelumnya Megawati Soekarnoputri dan Abdurrahman Wahid.
"Presiden Abdurrahman Wahid dan Megawati berhasil melakukan konsolidasi pascakrisis serta menormalisasi kehidupan berbangsa," kata AHY di Bogor, Minggu (11/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Habibie bisa melakukan itu semua karena presiden sebelumnya, Soeharto telah melakukan pembangunan nasional di berbagai bidang.
"Ketika Indonesia diambang konflik dan perpecahan hebat, beliau mengundurkan diri demi kebaikan bangsa," katanya.
AHY melanjutkan, pemerintahan Soeharto memiliki prestasi dan hasil nyata dalam pembangunan bangsa karena negara telah diselamatkan oleh Sukarno dari berbagai serangan asing dan rongrongan kaum seperatis.
Demokrat menggelar Rapimnas sejak kemarin dan ditutup hari ini di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Sebelumnya sudah disebutkan bahwa akan ada kejutan dalam pidato politik AHY sebagai Komandan Komando Satgas Bersama Demokrat.
(sur)