Kata Tito, masukan masyarakat harus didengar masukannya karena mereka lah yang merasakan langsung dampak kemacetan di tol.
"Masukan publik penting untuk menyempurnakan kebijakan," ujar Tito saat meninjau penerapan kebijakan ganjil-genap di gerbang tol Bekasi Barat, Senin (12/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 18 Tahun 2018 yang khusus mengatur lalu lintas di Ruas Tol Jakarta-Cikampek selama masa pembangunan proyek infrastruktur strategis nasional.
Posko tersebut juga diharapkan bisa menampung seluruh masukan publik, khususnya para pengendara yang selama ini kerap berhadapan dengans ituasi kemacetan tol.
"Ganjil genap juga harus ada solusi, di antaranya transportasi umum yang disediakan pemerintah harus memenuhi standar kelayakan. Ini harus dikontrol bersama," katanya.
"Jangan hanya dilakukan di media sosial, kalau perlu bikin kanal khusus untuk paket kebijakan ini," katanya.
Pemberlakuan ganjil genap di ruas tol Cikampek berlaku hari ini terhitung sejak pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.
Hingga 25 Maret nanti, kebijakan ganjil genap masih pada tahapan uji coba dan sosialisasi sehingga pelanggaran terhadap kebijakan itu hanya akan ditindak lewat teguran petugas polisi.
"Sambil berjalan, sambil dievaluasi, jangan sampai tiga solusi ini bikin publik lebih susah lagi," katanya. (wis/gil)