Pemeriksaan tersebut dilakukan guna mencari tahu penyebab tenggelamnya kapal tersebut di perairan Kepulauan Seribu.
"Hari ini baru awaknya saja, artinya kru kapal tersebut yang kita tanyai, kita ambil keterangannya," kata Kristomei saat dikonfirmasi, Selasa (13/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kok bisa sampai terjadi hal itu, bagaimana prosesnya, apakah semua prosedur sudah dilaksanakan, kan nanti investigasi yang akan menanyai lebih lanjut," tuturnya.
Keputusan pengangkatan tersebut, kata Kristomei akan ditentukan oleh tim investigasi.
"Tidak hanya pemkab, tapi juga dengan Kolinlamil, Lantamal, artinya yang stakeholder yang punya kemampuan untuk itu," kata Kristomei.
Lebih lanjut, Kristomei juga menegaskan Kodam Jaya selalu rutin melakukan perawatan dan pemeliharaan terhadap kapal tersebut.
Tak hanya itu, ia pun menegaskan kapal tersebut laik jalan saat akan digunakan untuk memberangkatkan prajurit ke Pulau Pramuka.
"Tiba-tiba mesin mati, nah ini lah yang harus diselidiki oleh tim investigasi, ada apa gitu," kata Kristomei.
(arh)