Wakil Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) itu langsung bergegas masuk ke markas antirasuah selepas turun dari mobil. Sandrayati enggan bicara banyak sebelum pertemuan berlangsung.
"Kami berkoordinasi dengan pimpinan KPK, kami mohon izin dulu karena sudah terlambat," kata dia sembari masuk ke lobi gedung KPK.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Febri mengatakan KPK menyambut baik atas kedatangan komisioner dan tim pemantau kasus penyerangan kepada Novel itu. Menurutnya, langkah Komnas HAM menjemput bola dalam menyelidik kasus yang sudah bergulir hampir satu tahun itu perlu dipandang positif.
Sejauh ini pihak kepolisian belum berhasil mengungkap pelaku penyiraman air keras ke Novel. Kapolda Metro Jaya Inspektur Jendral Idham Azis mengklaim pengungkapan kasus penyerangan ke penyidik senior KPK itu hanya soal waktu. (osc/sur)