Usai rapat pleno, Ketua DPP Golkar, Ace Hasan Sadzily menyatakan keputusan itu telah disetujui seluruh kader Golkar yang hadir dalam rapat pleno yang berlangsung tertutup di DPP Golkar, Jakarta Barat, Minggu (18/3) malam.
"Ya tadi sudah disetujui bahwa sudah disahkan bahwa wakil ketua MPR kepada mbak Titiek," kata Ace kepada wartawan usai rapat pleno.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ace mengatakan pergantian ini hanya bersifat biasa dalam dinamika internal partai. Ia pun meminta semua kader Golkar harus siap dengan segala penugasan yang diberikan partai.
"Ini kan sebetulnya pergantian kepemimpinan yang biasa saja di tubuh partai. Kader partai harus siap ditugaskan dimana saja," ujar Ace.
"Enggak ada ini balas jasa. Di dalam tubuh partai Golkar di samping memang ada aspirasi, pimpinan MPR mesti ada perempuan juga," kata Ace.
Ace mengklaim bahwa Airlangga telah bertemu langsung dengan Mahyudin untuk membahas pergantian pimpinan MPR tersebut. Ia juga mengatakan setelah keputusan ini dibuat, Airlangga akan memberikan tugas partai baru bagi Mahyudin ke posisi lain. Saat ditanya lebih lanjut, Ace enggan menyebutkan posisi apa yang akan ditugaskan kepada Mahyudin.
"Ketum sudah berbicara dengan pak Mahyudin, harusnya pak Mahyudin bisa memahami apa yang menjadi alasan partai meminta kepada beliau untuk mendapatkan penugasan lain," ungkapnya.
Ace juga mengklaim DPP Golkar telah memiliki surat keputusan terkait pergantian pimpinan anggota MPR tersebut. Dia menyebut Sekretaris Jenderal Golkar akan mengirimkan kepada MPR setidaknya pada Senin (19/3).
"Saya belum tahu, bisa saja malam ini atau besok pak Sekjen akan menyerahkan," kata Ace.
Titiek Soeharto yang dalam struktur kepengurusan Golkar merupakan Wakil Ketua Dewan Pakar itu tak terlihat berada di Kantor DPP Golkar malam ini. (kid)