Dihimpun dari berbagai sumber, Senin (19/3), Titiek lahir di Semarang, Jawa Tengah, 14 April 1959. Perempuan bernama lengkap Siti Hediati Hariyadi itu dilahirkan ketika Soeharto menjabat sebagai Panglima Tentara & Territorium IV/Diponegoro.
Jauh sebelum terjun ke dunia politik, Titiek aktif di beberapa kegiatan sosial. Diantaranya dia pernah menjadi ketua Yayasan Seni Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian ketika gempa mengguncang Yogyakarta, Titiek muncul lagi dengan membawa bingkisan "85 tahun Pak Harto" untuk para korban. Kali ini Titik menyampaikan salam Pak Harto bagi warga setempat.
Lulusan Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia juga dikenal sebagai pengusaha. Pada 2005, dia menjadi Komisaris PT Abhimata Mediatama, perusahaan yang membeli saham mayoritas PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), induk perusahaan Surya Citra Televisi (SCTV).
Titiek baru masuk ke dunia politik secara terbuka pada 2014 dengan bergabung ke Partai Golkar. Ketika itu ia maju menjadi calon legislatif dari daerah pemilihan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Titiek kemudian terpilih menjadi anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar periode 2014-2019.
Kini setelah kurang lebih empat tahun menjadi perwakilan rakyat DIY di parlemen, Titiek bakal menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua MPR, sebuah capaian tertinggi karier politiknya sejauh ini. (osc)