Menurut Fadli, Prabowo mendapat tugas sejarah untuk memperbaiki kehidupan bangsa.
"Kehadiran Pak Prabowo sebagai capres karena satu keterpanggilan sejarah. Karena tampil memperbaiki keadaan sekarang ini," ujar Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Senin (19/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Paling lambat bulan April ini dari Gerindra akan segera mendeklarasikan Pak Prabowo sebagai capres," ujar Fadli
Prabowo disebut Fadli secara pribadi sudah menyatakan siap kembali menjadi capres meski belum ada sikap resmi. Sebagai kader, Prabowo diklaim siap mengemban tugas yang diamanahkan oleh Gerindra.
Fadli menampik ada keraguan deklarasi dukungan Prabowo sebagai capres. Ia berkata deklarasi pencapresan Prabowo dilakukan bulan depan karena Pilpres baru dilaksanakan pada bulan April tahun 2019.
Di sisi lain, Fadli menyampaikan sejauh ini Gerindra intensif berkomunikasi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) membahas koalisi. Komunikasi juga membahas cawapres yang akan mendampingi Prabowo.
Meski sudah intens bertemu, Fadli mengaku posisi cawapres belum dapat dipastikan bakal berasal dari salah satu kader kedua partai itu. Pasalnya, Fadli berkata posisi cawapres harus mempertimbangkan elektabilitas, kapasitas, hingga integritas.