Berdasarkan informasi dari sejumlah warga di kawasan Jatihandap tinggi muka air sungai yang tanggulnya jebol mencapai 150 cm.
Untuk mengatasi lumpur dan genangan yang menutup ruas jalan nasional, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Ferdi Ligaswara mengatakan pihaknya menurunkan delapan unit mobil pemadam kebakaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ferdi mengatakan tanggul itu jebol sekitar pukul 16.30 WIB.
Selain di Jalan Ahmad Yani, pihak Damkar PB juga menerima laporan genangan air di sejumlah wilayah Bandung timur di Jalan Cikadut (Cicaheum), Jalan Purwakarta (Antapani), Jalan Polo air (Arcamanik), Jalan Terusan Jakarta (Antapani), Jalan Rumah Sakit Gedebage dan Jalan Perempatan Gedebage-Soekarno Hatta.
Lihat juga:Saksi Sejarah dari Balik Tangki Air |
Ruas jalan Bandung menuju Ujungberung di kawasan Cicaheum lumpuh akibat jalan yang tergenang lumpur pascabanjir bandang, Selasa, 20 Maret 2018 (CNNIndonesia/Huyogo) |
Sementara itu, berdasarkan pantauan dari petang hingga sekitar pukul 21.00 WIB, akibat lumpur yang menutupi jalanan itu membuat lalu lintas menjadi lumpuh di kawasan Cicaheum yang menghubungkan Bandung pusat dengan Bandung timur.
Petang tadi, lalu lintas menuju Cicaheum macet total bahkan hingga mencapai Jalan Surapati dekat Lapangan Gasibu. Sedangkan dari arah timur menuju Bandung kota, kemacetan dilaporkan hingga mencapai Ujung Berung.
Dan, terkini pada malam ini, lalu lintas dari arah Bandung kota terpantau padat dari persimpangan Cikutra-PHH Mustofa hingga ke arah Cicaheum, serta Cicadas ke arah Cicaheum.
Selain itu, akibat banjir bandang, di kawasan Jatihandap mobil-mobil bertumpuk akibat terseret air luapan sungai Cicabe hingga bertumpuk. (hyg/kid)
