Ryamizard menekankan kekuatan militer Indonesia lebih kuat dibandingkan kekuatan militer OPM.
"Mereka (OPM) ajak perang? Ya perang aja. Orang ajak perang masa makan soto sih," kelakar Ryamizard di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Rabu (28/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pokoknya kalau keselamatan bangsa kemudian kedaulatan rakyat, keutuhan bangsa terganggu itu urusan tentara," kata Ryamizard.
Lebih lanjut, Ryamizard percaya diri TNI dapat menanggulangi ancaman ini dengan mudah. Ia yakin dengan kekuatan militer TNI yang berjumlah setidaknya 800 ribu personel aktif bisa melumpuhkan kekuatan OPM dengan mudah.
"Mereka (OPM), mah, kecil. Malu sama veteran kalau saya tidak berani," ujar Ryamizard sambil menjentikkan jari.
"Perang jangan berhenti, perang harus tanpa intervensi internasional di Papua. Ultimatum perang, saya sudah umumkan. Tujuan, kami ingin perang lawan TNI, Polri sudah tecantum dalam aturan TPN," kata Kepala Staf Operasi Komando Nasional TPNPB, G.Lekkagak Telenggen dalam video. (dal/wis)