Hal ini menanggapi pernyataan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu yang menyatakan siap perang untuk menanggapi ancaman OPM tersebut.
Charles juga meminta agar Ryamizard tidak menggunakan istilah yang menakutkan seperti 'perang' untuk menanggapi persoalan OPM.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tindakan tegas secara hukum. Jangan sampai ada trauma di tengah masyarakat Papua lagi. Kita wajib melindungi NKRI tapi jangan sampai mengulangi kesalahan masa lalu, jangan pakai bahasa menakutkan seperti perang," kata Charles.
Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro AMenhan Ryamizard ancam perangi OPM |
Untuk itu, dalam waktu dekat, komisi I DPR akan kembali membicarakan masalah OPM ini dengan Menteri Pertahanan.
"Dalam waktu dekat kita pasti minta penjelasan terkait OPM ke Menhan dalam rapat rutin. Beberapa waktu lalu kita juga baru bertemu," tegas Charles.
"Perang jangan berhenti, perang harus tanpa intervensi internasional di Papua. Ultimatum perang, saya sudah umumkan. Tujuan, kami ingin perang lawan TNI, Polri sudah tecantum dalam aturan TPN," kata Kepala Staf Operasi Komando Nasional TPNPB, G.Lekkagak Telenggen dalam video.
Menangapi hal tersebut, Menteri Ryamizard mengaku tidak takut dengan ultimatum perang yang dikeluarkan OPM itu. Ryamizard menekankan kekuatan militer Indonesia lebih kuat jika dibandingkan dengan kekuatan militer OPM.
"Mereka (OPM) ajak perang? Ya perang aja . Orang ajak perang masa makan soto," kelakar Ryamizard di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Rabu (28/3). (dal/ugo)
Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A