"Puji syukur Alhamdulilah saya panjatkan ke hadirat Allah SWT, bahwa saya telah menjalankan rangkaian tugas sebagai seorang prajurit TNI Angkatan Darat (AD) sejak awal pengabdian saya pada tahun 1982 hingga tahun ini," kata Gatot dalam keterangan resminya yang diterima CNNIndonesia.com pada Minggu (1/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terima kasih kepada Presiden Joko Widodo sebagai pimpinan yang baik dan memberi kepercayaan kepada saya. Terima kasih juga kepada semua masyarakat dan banyak pihak, khususnya jajaran TNI AD yang selama ini telah memberikan dukungan, termasuk berupa kritik yang konstruktif," kata Gatot.
"Mengabdi kepada nusa bangsa tak selalu harus memanggul senjata. Mulai hari ini saya memiliki hak dan kewajiban yang sama sebagai anak bangsa, anggota masyarakat sipil dan warga negara RI lainnya. Termasuk untuk memiliki hak memilih, juga hak dipilih saat pemilu mendatang," tegasnya.
Meski sudah punya rencana pasca pensiun, Gatot mengatakan dirinya ingin terlebih dulu menghabiskan masa awal pensiunnya bersama keluarga.
Selama berkecimpung di dinas kemiliteran TNI AD, Gatot Nurmantyo juga pernah menjabat dibeberapa posisi penting, di antaranya Danrem 061/Suryakencana (2006-2007), Kasdivif 2/Kostrad (2007-2008), Dirlat Kodiklatad (2008-2009), Gubernur Akmil (2009-2010), Pangdam V/Brawijaya (2010-2011), Dankodiklat TNI AD (2011-2013), Pangkostrad (2013-2014), Kepala Staf TNI Angkatan Darat (2014-2015), dan Panglima Tentara Nasional Indonesia (2015-2017) dan posisi terakhir adalah Pati Mabes TNI AD (2017-2018).
(ard)