Hal itu ia sampaikan saat hadir dalam acara 'Prabowo Menyapa Warga Jawa Barat' sekaligus kampanye pasangan Cagub-Cawagub Jawa Barat, Sudrajat-Ahmad Syaikhu di Depok Jawa Barat, Minggu (1/4).
"Saya dari 2004, 14 tahun ikut pemilu tiga kali, tapi ada saja yang bilang Prabowo ini punya bakat-bakat diktator, saya malah dituduh mau kudeta," ujar Prabowo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Danjen Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD itu juga membantah anggapan yang menilai dirinya otoriter.
"Saya masih percaya kepada demokrasi, saya percaya juga kepada UUD 45," tegasnya.
Selain itu, ia juga menyarankan agar masyarakat turut serta dalam politik praksis untuk memperbaiki kehidupan berbangsa.
Prabowo justru kecewa dengan sikap masayarakat yang masih bersikap netral dalam berpolitik. Padahal, kata dia, untuk meraih kepentingan dan memperjuangkan bangsa dan masyarakat perlu untuk terjun berpolitik.
"Kalau kita tak berpolitik, tak mungkin memperbaiki keadaan, yang cuma di rumah, momong cucu, mancing, dan tunggu mati tak salah, tapi menurut saya rada kurang bertanggung jawab," pungkasnya.