Dikutip dari Antara, dalam video singkat berdurasi 31 detik tersebut, bakal cagub yang batal maju di Pilgub Sumatera Utara itu mengajak reluruh masyarakat dan relawan untuk mendukung Djarot-Sihar dalam Pilkada Sumut yang digelar 27 Juni 2018.
Sambil mengucapkan kata 'horas', JR Saragih yang masih menjabat sebagai Bupati Simalungun itu mengungkapkan keyakinannya atas pasangan Djarot-Sihar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
JR Saragih yang berpasangan dengan Ance Selian sempat mendaftarkan diri dalam Pilkada Sumut dengan dukungan Partai Demokrat, PKB, dan PKPI. Namun KPU memutuskan pasangan JR Saragih-Ance Selian tidak memenuhi syarat. Meski sempat menempuh permohonan sengketa pilkada ke Bawaslu dan PTTUN Medan, JR Saragih tetap dinyatakan tidak lolos.
Dukungan tersebut semakin menunjukkan bahwa JR Saragih bersama relawannya sepakat dengan program yang diperjuangkan pasangan Djarot-Sihar yaitu membangun Sumut dengan menyiapkan sistem mudah dan transparan.
Djarot berharap seluruh relawan dan kader partai pendukung yakni PDI Perjuangan dan PPP agar dapat bersinergi dengan relawan dan pendukung JR Saragih.
"Dengan demikian, kita benar-benar merebut hati masyarakat, tetaplah berjuang dengan santun dan baik," kata Djarot.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga memberikan apresiasi atas keikhlasan JR Saragih dalam menerima keputusan KPU dan PTTUN Medan.
"Secara pribadi, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas sikap legowo pak JR Saragih terhadap putusan KPU dan PTTUN," kata Djarot.