Dalam kunjungannya itu, doktor ahli pengembangan wilayah dan infrastruktur ini memaparkan tentang arah industri masa depan Jawa Timur terutama di daerah pesisir utara Jawa Timur agar mengutamakan nilai tambah (added value) dan reekspor.
Menurut orang nomor satu di Kabupaten Trenggalek ini, Poliwijo merupakan perusahaan yang berkembang luar biasa dan mampu menjadi katalis pembangunan wilayah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Doktor termuda Jepang ini menuturkan jika perekonomian Jawa Timur ingin benar-benar maju maka tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah semata, namun juga harus melibatkan sektor swasta.
![]() |
Puti Panen Padi
Sementara itu, Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno, terus bergerak di kawasan Mataraman. Kemarin di Pacitan, hari ini kandidat nomor urut dua itu kampanye di Ponorogo, Rabu (4/4).
Di kabupaten yang dijuluki Bumi Reog itu, Puti melakukan panen padi bersama petani. Ia juga berkunjung ke Kantor PD Aisyiyah Ponorogo, silaturahmi ke Kantor PKB, dan membekali calon-calon saksi dari PDIP.
Panen padi berlangsung di Desa Pondok, Kecamatan Babadan, yang diikuti ratusan petani. "Pertanian adalah soko guru perekonomian nasional. Dalam program kerja, Gus Ipul dan saya ingin meningkatkan perekonomian para petani," kata Puti Guntur Soekarno.
Puti didampingi Bupati Ngawi Budi Sulistiyo, yang kemarin cuti. Juga Ketua DPC PDIP Ponorogo Agus Widodo dan pimpinan PKB, Gerindra dan PKS. Puti dan Kanang melakukan pemotongan padi, sebagai tanda dimulai panen.
Selesai itu, Puti dan warga memanjatkan doa syukur atas panen padi. Kemudian selamatan dan makan siang bersama di pinggir sawah. Mereka dihibur kesenian Reog Ponorogo.
Menurut Puti, upaya meningkatkan kesejahteraan petani dilakukan dengan pola-pola intensifikasi, yakni riset-riset varietas unggul padi, menekan monopoli pupuk dan pendirian koperasi-koperasi Gabungan Kelompok Tani. (dik/osc)
