Novel pun mengaku kecewa terhadap pengusutan kasusnya yang belum tuntas oleh Polri.
"Saya ingin menyampaikan bahwa ini tidak boleh dianggap sepele, tidak boleh dibiarkan dan saya kecewa dengan proses pengusutan kasus yang belum juga diungkap," kata Novel di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (11/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mengatakan bukan belum ketemu pelakunya, tetapi saya bicara dan menduga bahwa ini belum mau diungkap, saya kecewa sekali terhadap hal itu," ungkap dia.
"Saya mengatakan bahwa saya meyakini kasus ini tidak akan diungkap. Apakah itu merupakan keengganan atau suatu kesengajaan atau tidak, saya tidak tahu," terang dia.
Lebih gamblang Novel lagi-lagi menduga bahwa kasusnya ini belum juga terungkap lantaran bersinggungan dengan orang besar. Bahkan, dia mengatakan kasusnya pun kini bersingungan dengan kepolisian.
"Saya menduga ada oknum Polri yang terlibat dalam aksi ini, saya menduga bahwa itu yang terjadi," tegas dia.
"Tidak ada kesulitan, tinggal bagaimana kami menemukan pelaku," kata Iqbal di Markas Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (11/4).
Ia mengklaim, kerja keras yang dilakukan penyidik dalam kasus ini telah membuahkan hasil yang signifikan. Bahkan, dia berkata, penyidik telah menemukan sejumlah petunjuk dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi.
"Lebih dari 80 saksi sudah kami periksa, beberapa petunjuk sudah kami dapati, keterangan-keterangan yang cukup signifikan sudah juga kami dapat," ujar Iqbal. (osc/gil)