"Iya waktu dari DPR Samual ngawal dari belakang," ungkap dia, di Gedung Tipikor Jakarta, Kamis (12/4).
Sementara, Setnov diketahui bersama bekas jurnalis Metro TV Hilman Mattauch di dalam mobil. Setelah kecelakaan, Reza dan Samual turun dari mobil yang mengawal dari belakang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia tanya tukang ojek, 'tolong dong RS paling deket sini mana?' Katanya ada dua, RS Medika Permata Hijau dan RS Pertamina. Pertamina 3 km dari sini tapi Medika 1 km dari sini ya sudah antar saya," cerita Fredrich.
"Saya tidak tahu menahu, waktu di RS saya baru ditelepon bapak SN (Setya Novanto) masuk rumah sakit, kenapa? katanya mau ke KPK," ujar Fredrich.
Keesokan harinya, Novanto mengalami insiden lalu lintas untuk kemudian dibawa ke RS Medika Permata Hijau.
Fredrich bersama dokter Bimanesh Sutarjo disangkakan pasal 21 undang-undang Tindak Pidana Korupsi Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 karena dinilai merintangi penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP.
Dia dan Bimanesh disebut merekayasa agar Setnov dirawat inap di Rumah Sakit Medika Permata Hijau pada pertengahan November 2017 untuk menghindari pemeriksaan penyidik KPK.
CNNIndonesia.com belum mendapatkan keterangan dari Aziz Sumual terkait kesakasian Fredrich tersebut. (arh)