Kesiapan partai disebut Muzani buah dari pengalaman menelan kekalahan pada Pilpres 2014 lalu.
"Kami punya pengalaman berhadapan dengan pak Jokowi di tahun 2014, bagaimana pak Jokowi juga punya pengalaman berhadapan dengan pak Prabowo dan kami punya banyak catatan. Sehingga catatan itu yang akan kami buka kembali," kata Muzani di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (12/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga kami berjuang keras ketika itu, saudara-saudara tahu pertarungan itu sengit nyaris dua-duanya," katanya.
Di sisi lain, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade meyakini saat ini ada kekhawatiran dari koalisi partai pendukung Jokowi.
Andre tak merinci lebih jauh perkataannya tentang lobi tersebut. Dia hanya menambahkan bahwa kekhawatiran kubu Jokowi juga disebabkan oleh elektabilitas mantan Gubernur DKI Jakarta itu yang dia nilai stagnan meski sudah berkeliling daerah menyambangi masyarakat.
"Itu yang disampaikan pendukung Jokowi drama di depan panggung. Di belakang panggung mereka khawatir," kata Andre saat dihubungi mengenai respons partai pendukung Jokowi terhadap pencalonan Prabowo. (wis)