Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Frans Barung Mangera, mengatakan dua korban tewas itu merupakan sopir truk yang tengah mengemudikan kendaraannya melintasi jembatan. Ia mengatakan korban masih terjebak di dalam truk saat ini.
"Korban sementara diketahui dua orang pengemudi truk yang meninggal dunia," kata Frans saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Selasa (17/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Frans menerangkan, total empat kendaraan motor terperosok jatuh ke dalam sungai Bengawan Solo dalam kejadian ini yaitu satu unit truk yang tengah mengangkut limbah smelter, dua unit truk tronton bermuatan pasir, dan satu unit sepeda motor.
Ia mengatakan kepolisian telah berada di tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari keterangan saksi dan evakuasi korban.
Sebelumnya, seperti dikutip dari Antara, Kepala BPBD Lamongan mengatakan pihaknya segera mengirimkan anggota ke sana untuk membantu evakuasi korban.
Berdasarkan catatan, pada 2017 silam jembatan ini pun pernah mengalami pergeseran atau ambles sedalam 15 centimeter. (kid/gil)