"Berdasarkan data, masyarakat memilih Transjakarta sebagai moda transportasi untuk mengantar mereka ke tujuan pascapenerapan ganjil genap di Tol Jagorawi dan Tol Cibubur," kata Wibowo saat dihubungi pada Selasa (17/4).
Wibowo mengatakan ada kenaikan jumlah penumpang di empat rute Transjakarta yang bersinggungan dengan Tol Jagorawi dan Tol Tangerang. Empat rute itu yakni Poris-Bundaran Senayan, Poris-Juanda, BSD-Grogol, dan Cibubur-UKI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:BPTJ Usul Waktu Ganjil-Genap Diperpanjang |
Kenaikan paling signifikan terjadi di rute Cibubur-UKI dengan peningkatan sampai 22 persen pada Senin (16/4) dibandingkan Jumat (13/4).
"Hari Jumat, Cibubur-UKI 3.721 penumpang. Hari Senin 4.540 penumpang," Wibowo memaparkan.
Sementara jumlah penumpang Transjakarta di rute Poris-Juanda naik 9 persen dari 2.005 ke 2.186.
Sejak Senin kemarin diberlakukan sistem ganjil genap pada ruas Tol Jagorawi (Cibubur 2) dan Tol Tangerang (Tangerang 2 dan Kunciran 2).
Masa uji coba itu berlangsung selama dua pekan. Penerapan ganjil-genap diberlakukan dari pukul 06.00-09.00 WIB.
Penerapan di dua ruas tol itu menyusul hal serupa yang sudah dilaksanakan di ruas tol Jakarta-Cikampek, lewat pembatasan di gerbang tol Bekasi Barat dan Timur. (ayp)