"Tiba-tiba nanti pak Anies bakal nongol. Saya tidak bisa kasih tahu kalau sidak. Tapi ini prioritas utama, bisa minggu depan, bisa sepuluh hari lagi. Siap-siap saja," kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (18/4).
Sandiaga Uno. (CNN Indonesia/Mesha Mediani) |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politikus Gerindra itu menganggap sidak sebagai momentum bagi para pelaku industri di bidang pengolahan limbah dan penyediaan air untuk menawarkan jasa kepada para pemilik gedung.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkap ada 37 dari 80 gedung tinggi di sepanjang jalan Sudirman hingga MH Thamrin tak memiliki sumur resapan atau memiliki namun tidak dapat difungsikan.
Daftar tersebur didapat setelah Pemperintah Provinsi DKI Jakarta melakukan sidak terhadap delapan puluh gedung di Jalan MH Thamrin-Sudirman pada 12 hingga 21 Maret 2018. Daftar 37 gedung tersebut mencakup gedung milik pemerintah dan swasta.
"Meski memiliki sumur resapan, sebagian besar belum memenuhi kapasitas yang dipersyaratkan dalam Pergub Nomor 20 Tahun 2013 tentang sumur resapan," kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Rabu (11/4). (kid/gil)
Sandiaga Uno. (CNN Indonesia/Mesha Mediani)