Sandi menyampaikan, lewat duta miras oplosan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa miras oplosan sangat berbahaya.
"Bahwa miras oplosan bisa merenggut masa depan seorang pengusaha yang sukses, ada di puncak kariernya, tergelincir karena miras oplosan, ini yang saya ingin sebar luaskan sebagai duta," ujar Sandi saat ditemui di Balai Kota, Jakarta, Rabu (18/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga berharap dengan adanya duta miras oplosan, masyarakat tidak lagi mengonsumsi miras maupun miras oplosan.
Beberapa waktu lalu ada 28 korban meninggal dunia di DKI Jakarta setelah menenggak miras oplosan. Korban tersebar di beberapa wilayah, yakni Jakarta Selatan, Jakarta Timur hingga Depok, dan Bekasi.
Meski belum ada detail minuman yang dikonsumsi korban, Polres Jakarta Timur menjelaskan bahwa korban mengonsumsi minuman berjenis ginseng. (osc/sur)