Dalam kesaksiannya, Bimanesh menyebut Fredrich sempat menelepon dirinya sekitar satu jam sebelum Setnov masuk ke RS Medika Permata Hijau 16 November 2017.
"Pukul 17.50 WIB, dalam telepon terdakwa (Fredrich) bilang 'dok skenarionya kecelakaan'. Lalu teleponnya langsung ditutup," ujar Bimanesh di hadapan majelis hakim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir, kan, saya cuma dokter yang merawat saja. Tidak ada urusan soal itu," ujar Bimanesh.
Alia mengatakan dokter jaga di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Michael Chia Cahaya tidak mau memeriksa Setnov yang mengalami kecelakaan.
"Alia bilang 'dok ini ada masalah, Michael tidak mau periksa Setnov yang mengalami kecelakaan lalu lintas'. Di situ baru saya sadar kesinambungan antara skenario kecelakaan tadi," kata Bimanesh
Dalam telepon itu Alia juga ingin Bimanesh datang, tapi setelah sampai di IGD, ternyata Setyo belum sampai. Lalu Bimanesh bertanya ke perawat IGD keberadaan Alia dan Michael, ternyata mereka berdua tidak ada di rumah sakit.
"Saya tiba di UGD. Saya lihat di meja pasien ada tiga perawat. Saya tanya dokter Michael mana. Saya harus konfirmasi dulu ke Michael. Lalu saya tanya pasiennya mana, mereka bilang pasiennya belum datang. Saya bingung tadi kan bilang saya disuruh datang karena Michael tidak mau merawat," cerita Bimanesh
"Dokter Michael bahkan mengancam bahwa dia akan pulang apabila Setnov tetap masuk RS. Perawat juga kaget. Saya juga bingung berarti Alia memanggil saya untuk sesuatu yang tidak ada," cerita Bimanesh. (wis/gil)