Kejadian tersebut terjadi Senin (23/4) dini hari. "Awalnya korban ditemukan masih hidup dan dilarikan ke RS Tria Dipa tapi tak tertolong saat diberi pertolongan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi.
Argo mengatakan kejadian tersebut disaksikan oleh saksi berinisial R. Sebelum kejadian R dan GP sedang berada di unit apartemen yang sama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban berteriak kepada saksi akan melompat ke bawah setelah saksi keluar dari kamar mandi, ternyata korban sudah melompat melalui balkon," ujar dia.
Hingga kini, Argo mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab GP diduga melakukan bunuh diri.
Masalah depresi jangan dianggap enteng. Jika Anda pernah memikirkan atau merasakan tendensi bunuh diri, mengalami krisis emosional, atau mengenal orang-orang dalam kondisi itu, Anda disarankan menghubungi pihak yang bisa membantu, misalnya saja Komunitas Save Yourselves https://www.instagram.com/saveyourselves.id, Yayasan Sehat Mental Indonesia melalui akun Line @konseling.online, atau Tim Pijar Psikologi https://pijarpsikologi.org/konsulgratis/ (osc/gil)