Hal itu menanggapi larangan DPC PKS Jawa Barat kepada kadernya untuk hadir dalam acara sekelompok relawan mendeklarasikan Anis sebagai capres di Bandung pada Sabtu (21/4).
"Sudahlah PKS bersatu dukung Pak Anis Insya Allah kita menang pemilu," ujar Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Senin (23/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di internal PKS, Fahri menyebut Anis pun turut disukai kader. Hal itu dibuktikan lewat keterpilihan Anis sebagai Presiden PKS secara aklamisi pada tahun 2013.
Keahlian Anis itu, kata dia bisa dilihat saat menjabat sebagai Presiden PKS menggantikan Luthfi Hasan Ishaaq yang telibat kasus korupsi. Kala itu, Anis diklaim berhasil mengembalikan suara PKS yang terancam hilang di Pemilu tahun 2013 akibat kasus Luthfi.
"Yang ditunggu oleh kader itu Anis Matta. Tidak usah dihambat-hambat, kasih jalan pada Pak Anis," ujarnya.
Anis diketahui merupakan satu dari sembilan kader yang dipromosikan PKS sebagai bakal capres atau cawapres. PKS sejauh ini masih mengerucutkan kadernya tersebut untuk diumumkan sebagai capres atau cawapres di Pilpres tahun 2019. (osc)