Setelah menyelesaikan kunjungan di Purbalingga, Jokowi langsung bertolak menuju Banjarnegara untuk bertemu pengungsi gempa. Di sekitar Pasar Karangkobar, masyarakat berbondong-bondong mengejar rombongan Presiden sampai rela berdesak-desakan.
Kondisi semakin meriah ketika Jokowi memutuskan keluar dari mobil dan menyerahkan langsung buku tulis kepada masyarakat. Baik anak sekolah dasar hingga orangtua tak mau kalah berusaha mengambil buku itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini dari Bapak Jokowi," jawab si kakek sambil berlari menjauh dari mereka.
Misalnya banyak toko maupun warung yang ditinggal pemilik atau penjaganya demi turut melihat dari dekat mantan Wali Kota Solo itu. Akibatnya banyak pembeli yang 'terabaikan' seperti yang dialami seorang pewarta bernama Fabian J. Kuwado yang hendak membeli es krim.
"Yang punya warung mana mas?" tanya Fabian.
Pria itu terlihat bingung sambil melihat ke kiri dan kanan mencari empunya warung. Sambil sedikit mengerenyitkan dahi menandakan ketidaktahuan.
"Yang punya kayaknya di situ," kata laki-laki itu sambil menunjuk ke gerombolan orang yang ingin bersalaman dan mendapatkan bingkisan Jokowi.
Sambil tersenyum kecut, Fabian akhirnya meninggalkan warung itu dengan tangan kosong, tanpa es krim yang ia inginkan. (osc)