Hal ini tak lepas dari pernyataan relawan dari Pengurus Pusat Generasi Muda Milenial Gatot Nurmantyo untuk Rakyat (PP GMM-GNR) yang mendorong agar Gatot menjalin komunikasi dengan Gerindra supaya mendapat tiket sebagai capres.
"Siapa saja boleh menjadi kader. Kamu juga boleh," ujar Taufik di kantor DPD Gerindra Jakarta, Selasa (24/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum ada," kata Taufik.
Taufik enggan berspekulasi mengenai kemungkinan Gatot diberi tiket sebagai cawapres mendampingi Prabowo. Dia menegaskan bahwa posisi cawapres merupakan kewenangan Prabowo Subianto selaku capres dari partainya.
Di samping itu, orang yang mendampingi Prabowo bertarung di Pilpres tahun depan juga mesti disetujui pula oleh partai-partai koalisi-- yang kini belum terbentuk.
"Yang jelas kami komunikasi intens dengan PKS, PAN dan lain-lain," ucap Taufik.
"Saya lihat pak Gatot secara karakter cocok dengan Gerindra yang memang lahir dari napas TNI. Selanjutnya pertimbangan pak Gatot seperti apa," kata anggota PP GMM-GNR Bambang Irawan saat deklarasi di Jakarta, Minggu (22/4). (osc/gil)