Kapolsek Ranto Peureulak, Iptu Musa mengatakan sejak awal kejadian pukul 01.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB petugas masih berupaya memadamkan api. Namun, sejumlah mobil pemadam kebakaran yang sudah dikerahkan ke lokasi belum dapat mengendalikan kobaran api yang membumbung hingga setinggi 75 meter.
"Petugas masih melakukan evakuasi korban dan berupaya memadamkan kobaran api," kata Iptu Musa seperti dikutip Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hasil koordinasi kami dengan camat korban meninggal dunia 10 orang," kata Sutopo melalui keterangan tertulis.
Sementara korban luka-luka masih terus didata.
Menurut Sutopo, api juga menghanguskan tiga unit rumah. "Api belum padam. BPBD Aceh dan Pertamina akan menerapkan teknologi khusus untuk memadamkan api," kata Sutopo.
Dugaan sementara, kebakaran akibat percikan api pada saat seorang pekerja melakukan pengelasan pipa yang akan dimasukkan ke dalam sumur.