Mardani menilai pertemuan tersebut telah memunculkan persepsi bahwa Jokowi didukung ulama. Padahal pertemuan di Bogor itu disebut tidak membawa manfaat apapun bagi umat Islam.
"Bahwa pertemuan itu tidak membawa manfaat bagi umat, tapi persepsi Pak Jokowi didukung ulama muncul. Pastikan kata kuncinya, umat dapat kebijakan dan program apa setelah pertemuan," kata Mardani dalam pesan singkatnya, Rabu (25/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu tanda kecil. Tanda besarnya kebijakan Presiden pro umat tentang Perbankan Syariah yang cuma lima persen market share-nya, pemihakan pada pendidikan agama dengan pendekatan modern dan karakter dan seterusnya," kata Mardani.
Tim 11 Ulama Alumni 212 bertemu dengan Jokowi akhir pekan lalu di Istana Bogor. Tim 11 Ulama Alumni 212 menyebut dalam pertemuan itu pihaknya menyampaikan perihal kasus-kasus yang menjerat ulama dan aktivis 212.
Dalam pertemuan itu, Tim 11 Ulama Alumni 212 juga meminta Jokowi selaku kepala negara untuk mengeluarkan kebijakan menghentikan kasus-kasus yang menjerat ulama dan aktivis 212.