"Menurut hemat kami yang langsung merasakan, jauh lebih efisien kalau rumah dinas tidak lagi diberikan kepada anggota tapi diberikan (uang) pengganti rumah kontrak bagi anggota yang memang tidak tinggal di Jakarta," kata Bambang di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (25/4).
Saat ini, anggota dewan memiliki rumah dinas yang terletak di Kalibata, Jakarta Selatan dan Ulujami, Jakarta Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, uang pengganti tunjangan rumah dinas lebih murah dibanding ongkos pemeliharaan rumah dinas tersebut. Sebab, kata dia, banyak anggota dewan yang tidak menempati rumah dinas.
"Karena memang selain jauh macet, tidak layak juga, karena kan masing-masing anggota DPR keluarga besar," katanya.
"Ini kan baru wacana aja. Besar kecilnya atau iya tidaknya sepenuhnya di tangan pemerintah," katanya.
Bambang juga mengatakan sempat ada wacana pembangunan apartemen seperti yang sempat disampaikan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Namun, karena wacana hal itu juga diklaim belum dibicarakan secara serius di internal maupun dengan pemerintah. (chs)