Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Teuku Ahmad Dadek mengungkapkan kepada Antara, korban meninggal menjadi 19 orang. Dia menambahkan, korban meninggal tersebut bernama Muhammad Razi.
"Razi, warga Gampong (Desa) Alue Dua meninggal dunia saat sedang dalam perjalanan. Beliau hendak kita rujuk ke Rumah Sakit Adam Malik di Medan, Sumatera Utara," kata Ahmad, Kamis (26/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang meninggal hingga saat ini berjumlah 19 orang, karena sebelumnya ada 18 korban meninggal dunia. Kini tinggal 40 orang yang mendapat perawatan cukup intensif di tiga rumah sakit setempat," kata Ahmad.
Legal and Relation Assisten Manager Pertamina Aset 1 EP Field Rantau, Supandi Prabudi mengaku, tim yang diturunkan berusaha memadamkan kobaran api yang telah menghanguskan lima unit rumah.
"Sampai sore ini, kami terus berupaya memadamkan semburan api dari sumur minyak milik masyarakat dengan cara membuat bendungan di sekeliling sumur, untuk mencegah 'condensat' tidak menyebar lebih luas lagi ke rumah rumah penduduk di sekitar lokasi," jelasnya.
Ia mengatakan, saat ini kondisi api sudah mulai mengecil. Tapi pihaknya belum bisa memasukan pompa kimia ke dalam sumur minyak tersebut. (chs)