Hal itu disampaikan Anies dalam acara simulasi tanggap bencana di Balai Kota dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Nasional, Jumat (27/4).
Acara simulasi tersebut melibatkan sejumlah pihak di antaranya Biro Umum Pemprov DKI Jakarta, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatqn (PKP), dan lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anies menyampaikan datangnya bencana tidak pernah bisa dipresidiksi, karenanya masyarakat wajib memiliki kesadaran tentang bencana. Apalagi, Indonesia maupun Jakarta merupakan wilayah yang memiliki resiko bencana cukup besar.
Lebih lanjut, Anies juga mengingatkan tiga kunci dalam menghadapi bencana seperti yang ia terapkan saat menghadapi banjir di Jakarta beberapa waktu lalu, yakni siaga, tanggap, dan galang. "(Tapi) keselamatan nomor satu," ucapnya. (osc/osc)