Tertimbun Galian 12 Jam, Pekerja Gorong-gorong Meregang Nyawa

Wishnugroho Akbar & Gilang Fauzi, CNN Indonesia | Rabu, 02/05/2018 06:44 WIB
Tertimbun Galian 12 Jam, Pekerja Gorong-gorong Meregang Nyawa Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tarno, 42, pekerja galian saluran PAM yang tertimbun material di Jalan Jembatan III, Penjaringan, Jakarta Utara, berhasil dievakuasi petugas gabungan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Jenazah Tarno langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM)

Tarno tertimbun material galian yang longsor sejak pukul 15.00 WIB pada hari Selasa (1/5), bersama dua rekannya yang terlebih dulu berhasil dievakuasi.

Proses evakuasi korban berlangsung hampir 12 jam oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, Basarnas, dan pihak terkait.


Para petugas mengerahkansejumlah alat berat seperti mesin bor, namun evakuasi baru berhasil setelah tim evakuasi mengerahkan satu unit eskavator untuk melakukan penggalian.

Detikcom sebelumnya memberitakan, Tarno pada saat kejadian longsor itu tengah menggali saluran PAM Air Palyja bersama tiga rekannya.

Saat bekerja lubang galian gorong-gorong, dinding galian tiba-tiba longsor dan membuat Tarno terjebak di dalam lubang galian.

Berdasarkan keterangan saksi yang diterima kepolisian, Tarno terjebak di gorong-gorong sejak Selasa sore (1/5) sekitar pukul 15.00 WIB.

Beberapa rekan Tarno yang ada di lokasi kejadian sempat berusaha membantu evakuasi. Khawatir terjadi longsor susulan, mereka lantas menunggu bantuan petugas untuk mengevakuasi.

Timbunan longsor berlumpur di gorong-gorong menyulitkan rposes evakuasi. Hingga tengah malam, Tarno belum juga berhasil diselamatkan.

Petugas kemudian mendatangkan eskavator untuk memudahkan penggalian sekitar pukul 00.18 WIB. Setelah lebih dari 12 jam proses evakuasi, Tarno ditemukan meregang nyawa. Jasadnya kemudian dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo sekitar pukul 04.30 WIB.

Sedikitnya tiga pekerja proyek dan seorang mandor menjalani pemeriksaan di Polsek Metro Penjaringan terkait insiden itu.

"Mandor lagi diperiksa di Polsek, beserta tiga orang pekerja lain," Kapolsek Metro Penjaringan Jakarta Utara AKBP Rachmat Sumekar di lokasi, Jalan Jembatan Tiga, Pluit, Jakarta Utara, Selasa (1/5).


(wis)


BACA JUGA