Penggagas deklarasi Neno Warisman berharap tidak ada pihak yang berupaya menghentikan agenda deklarasi tersebut. Neno mengklaim akan ada ratusan massa yang ikut deklarasi.
"Yang punya kekuasaan juga tidak perlu hentikan kita," ujar Neno kepada CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, Kamis (6/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini bukan gerakan politik. Sebuah gerakan masyarakat. Aspirasi biasa," kata Neno.
Neno mengamini bahwa akan ada tokoh politik yang memberikan orasi di acara deklarasi. Dia adalah Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera Mardani Ali Sera yang diketahui sebagai pencetus #2019GantiPresiden. Kendati demikian, Neno menyatakan bahwa kehadiran Mardani nanti bukan atas nama partainya. Mardani akan hadir sebagai masyarakat yang juga ingin ikut dalam deklarasi.
Neno menyatakan bahwa setiap orang dan kelompok bebas berekspresi. Agenda deklarasi #2019GantiPresiden, lanjut Neno, juga termasuk kebebasan berekspresi. Masyarakat berhak untuk menyatakan pendapat ingin ganti presiden.
"Sama dengan teman-teman yang ingin kepimpinan sekarang menjadi dua periode," ucap Neno.
"Aparat enggak usah tegang. Santai saja. Yang beda pandangan, saya mohon santai, tetap harmonis. Jangan melihat kami sebagai ancaman," ucap Neno.
Sebelumnya, Neno mengatakan agenda Deklarasi Akbar Relawan #2019GantiPresiden bakal dilaksanakan di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta. Agenda itu akan dilaksanakan pada pukul 09.00 - 11.00 WIB Minggu mendatang (6/5) atau bertepatan dengan hari bebas kendaraan bermotor.
Neno memperkirakan bakal ada 300 massa yang akan hadir dalam deklarasi. Tidak ada pula syarat tertentu bagi masyarakat yang ingin ikut. Neno mengatakan tidak mewajibkan peserta deklarasi untuk mengenakan atribut #2019GantiPresiden.
Nantinya, agenda deklarasi akan terpusat di Patung Kuda atau tidak ada long march dari satu lokasi ke lokasi tertentu.
"Nanti Pak Mardani akan bacakan orasi kebangsaan. Saya, kalau mood, mau bacakan tulisan tentang perasaan saya. Bukan puisi," kata Neno.
"Neno mengklaim bukan dirinya seorang yang menginisiasi deklarasi tersebut. Dia mengaku rencana hingga pelaksanaan agenda itu nanti merupakan tanggung jawab dirinya dan teman-teman serta peserta deklarasi. Neno pun mengklaim tidak ada organisasi dan partai politik yang berada dibalik agenda deklarasi tersebut.
"Ini gerakan masyarakat. Social movement. Ini inisiasi masyarakat," ujarnya.
Lihat juga:Rawan Intimidasi Jelang Pilpres 2019 |