Deklarasi itu akan dilaksanakan di bundaran Patung Kuda Arjuna Wiwaha di Jalan MH Thamrin, Jakarta pada pukul 09.00 - 11.00 WIB. Deklarasi juga dihadiri oleh Ketua DPP Partai Keadilan sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera yang disebut akan membacakan orasi kebangsaan.
Selama ini, PKS dan Gerindra memang tergabung dalam koalisi oposisi di parlemen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasto pun turut berkomentar atas hasil survei nasional Indikator Politik Indonesia (Indikator) yang menunjukkan selisih elektabilitas Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto cukup tinggi.
"Kalau itu (hasil survei), rakyat yang menilai. Kalau Pak Jokowi itu, kan, lembut, merangkul, tersenyum, kadang tertawa, kreatif. Kalau yang satu kok agak kaku, kok pakai marah-marah, misalnya seperti itu," kata Hasto.
Menurutnya, pemimpin seharusnya mampu menarik hati rakyat dengan membawa kesejahteraan ketimbang memecah persaudaraan. Tradisi inilah yang diklaim Hasto dibangun oleh PDIP selama ini.