Hal ini disampaikan saat debat kedua pilgub Jatim, Selasa (8/5) malam.
Lihat juga:LIVE: Debat Kedua Pilgub Jatim |
Awalnya Khofifah menanyakan salah satu program yang dijanjikan Gus Ipul dan pasangannya Puti Guntur Soekarno yang akan membuka 750 ribu lapangan kerja per tahun di Jatim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gus Ipul menjawab tak sulit menciptakan 750 ribu lapangan kerja setiap tahun karena minat investasi di Jatim. Selain itu, sambung Gus Ipul, dirinya pun bakal mendorong kawula muda di Jatim untuk tak lekat dengan paradigma mencari kerja, melainkan menciptakan lapangan kerja.
Para penggaguran yang mencari kesempatan kerja menjadi sorotan tersendiri dalam Debat Kedua Pilgub Jatim 2018, 8 Mei 2018. (Ilustrasi/CNN Indonesia/Safir Makki) |
Khofifah pun menanggapi jawaban Gus Ipul itu dengan menyorot data pengangguran dari Badan Pusat Statistik Jatim.
"Data BPS Jatim 2017, pengangguran tahun 2016 4,14 persen per Februari. 2017, 4,10 persen, jadi turunnya setahun cuma 0,04 [persen]," kata Khofifah.
Ia lantas menyindir Gus Ipul yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Jatim memahami minimnya penurunan angka pengangguran ini.
"Ini data dirilis resmi dari BPS jatim. Gus Ipul, pak Wagub, jadi data BPS, pasti beliau sangat paham. Penurunan pengangguran hanya 0,04 persen," ucapnya.
Lihat juga:Cek Fakta Debat Kedua Pilgub Jatim |
Menanggapi hal tersebut, Gus Ipul berkukuh bahwa terjadi penurunan angka pengangguran mencapai 4 persen. Ia pun mengklaim data yang diperoleh dari Dinas Penanaman Modal Jatim itu valid.
"Kami juga punya data ada penurunan 0,21 persen tahun ini, sekarang (angka pengangguran) tinggal empat persen itu juga data... Ini juga data, yang bisa dipastikan ini valid," tuturnya.
Gus Ipul pun menegaskan pihaknya akan mencari sektiar 800 ribu lebih yang masuk dalam kategori pengangguran untuk dibukakan kesempatan kerja.
Para penggaguran yang mencari kesempatan kerja menjadi sorotan tersendiri dalam Debat Kedua Pilgub Jatim 2018, 8 Mei 2018. (Ilustrasi/CNN Indonesia/Safir Makki)