"Kalau pak Jokowi tidak ambil saya, rugi. Karena 11 juta pemilih PKB pasti sangat mendukung," kata Muhaimin alias Cak Imin usai bertemu Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Jakarta, Selasa (8/5) malam.
Pada pemilu 2014 yang lalu, PKB tercatat memiliki 47 kursi parlemen dari 11.298.957 atau 9,04 persen suara nasional. Hingga saat ini, PKB merupakan salah satu partai politik pendukung pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Cak Imin enggan disebut tengah menaikkan posisi tawarnya sebagai bakal cawapres Jokowi. Dukungan belasan juta itu disebut merupakan fakta karena berasal dari kalangan NU, pesantren dan ulama.
"Itu bukan bargaining position tapi fakta," katanya.
"Sudah, secara resmi sudah, atas nama PKB saya sendiri yang mengumumkan. Kami mengumumkan mendukung Pak Jokowi berpasangan dengan Muhaimin," kata Cak Imin.
Saat ini, Jokowi tercatat didukung sembilan partai yang mengikuti pemilu 2019. Selain PKB, terdapat pula PDIP, Golkar, PPP, NasDem, Hanura, PKPI, Perindo dan PSI.
Di sisi lain, bakal calon penantang Jokowi yaitu Prabowo Subianto baru didukung dua partai yaitu Gerindra dan PKS. (pmg)