"Kami ada rencana untuk memanggil setelah masa reses. Kami akan melihat dan kunjungan," ujarnya, di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (9/5).
Menurutnya, harus ada evaluasi terhadap Mako Brimob. Sebab, kasus kerusuhan di tempat itu bukan yang pertama kalinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khususnya, evaluasi terkait perlakuan dan penanganan pihak Brimob terhadap napi teroris. Masinton menyebut ada hubungan yang "tidak beres" antara petugas dengan napi teroris yang memicu kerusuhan.
Hingga saat ini, pihaknya mengaku masih belum mendapatkan informasi lengkap dari kepolisian perihal peristiwa itu.
Masinton juga meminta masyarakat bisa menyaring informasi kasus tersebut, dan memisahkan antara yang hoaks dan fakta supaya tidak memperkeruh keadaan.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal hanya membenarkan insiden tersebut dan menyebut tak ada korban jiwa. (arh/gil)