Tito menjelaskan kronologi dan duduk perkara penyanderaan yang terjadi di Mako Brimob. Tito memaparkan informasi dengan menambah detail dari yang telah disampaikan Polri.
Tito menjelaskan, pada Rutan Blok C Mako Brimob di mana tempat kerusuhan bermula, terdapat ruang pemberkasan yang dijaga anggota Polri. Ruang pemberkasan digunakan untuk menyiapkan arsip sebelum napiter menjalani persidangan.
Lihat juga:Olah TKP di Mako Brimob Selesai Malam Ini |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepolisian memiliki dua opsi untuk mengatasi napiter yang 'membajak' Rutan Mako Bribom. Opsi pertama adalah langsung masuk menyerbu dan opsi kedua memberikan peringatan dengan batas waktu sampai Kamis (10/5) pagi.
Tito sendiri kemudian menginstruksikan 800 sampai 1000 personel kepolisian untuk mengepung Rutan Mako Brimob sebagai peringatan kepada narapidana teroris.
Tito mengatakan Rutan Mako Brimob tidak layak sebagai rumah tahanan teroris dan tidak berstandar maximum security. Rutan Mako Brimob juga disebut Tito over kapasitas dengan dihuni 156 napiter, padahal kapasitas maksimal rutan itu hanya 90 narapidana.
"Ini dulunya rumah tahanan buat anggota Polri dan penegak hukum lain," Kata Tito di Mako Brimob.
Rutan Mako Brimob, kata Tito, dijadikan rumah tahanan teroris karena tidak ada tempat lain. Rumah tahanan dinilai aman lantaran berada di dalam kawasan Mako Brimob.
"Jadi (narapidana) tidak bisa kemana-mana, tapi di dalam tidak layak dan bukan di deasin untuk teroris," kata Tirto
Kerusuhan berujung penyanderaan di Mako Brimob berakhir tanpa negosiasi. Usai 36 jam upaya penanggulangan, 155 napi teroris menyerah tanpa syarat.
Bentrokan Mako Brimob menewaskan lima anggota polisi dan satu narapidana terorisme.
Presiden Joko Widodo menegaskan Indonesia tak memberi tempat untuk terorisme dan upaya-upaya yang mengganggu kemanan negara.
"Perlu saya tegaskan, negara dan seluruh rakyat tidak pernah takut dan tidak pernah memberi ruang kepada terorisme, kepada upaya-upaya yang mengganggu keamanan negara," ujar Jokowi di Istana Bogor.
----
Catatan redaksi: Berita diperbarui pada 19.48 WIB untuk menambahkan detail-detail informasi. (vws)