Dalam aksi ini juga dilakukan penggalangan dana untuk masyarakat Palestina yang saat ini masih berjuang melawan kebrutalan Israel yang didukung Amerika Serikat.
Tak sedikit pedagang menjajakan berbagai barang, dari mulai spanduk, pin, poster, bendera, kaus hingga makanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu Palestina itu ramai diberitakan, setiap aksi, ya, saya jualan," kata Mulia kepada CNNIndonesia.com di lokasi aksi, Monas, Jakarta Pusat.
"Jadi misalnya saya dapat Rp2 juta, sejutanya saya sumbangkan ke Palestina. Nah, sejuta lagi untuk modal," katanya.
Dia mengaku tak jarang masyarakat yang membeli kausnya dengan membayar lebih. Tentu alasannya untuk membantu saudara-saudara mereka di Palestina.
"Biasanya pembeli ngasih lebih, lebihnya tentu tidak masuk kantong saya, masuk kantong biru untuk disumbangkan," katanya.
Massa aksi 115 bela Palestina padari kawasan Monas. (CNN Indonesia/Setyo Aji Harjanto) |
"Berdagang itu hanya untuk galang dana, yang utama saya bantu saudara di sana (Palestina)," katanya.
Adapun dana yang terkumpul nanti akan dikumpulkan di penggalang dana utama.
Dalam kegiatan ini tak hanya Mulia yang berjualan untuk menggalang dana. Banyak diantara masyarakat yang berdagang dan ikut aksi menyumbangkan 100 persen keuntungngannya untuk disumbangkan ke Palestina.
"Untuk saudara kita di sana Mbak," ujar salah satu penjaja kantong infaq bernikab yang ditemui di Monas.
Tak Hanya dari Indonesia
Upaya untuk mengumpulkan dana bantuan ini tak hanya dilakukan oleh warga negara Indonesia saja.
CNNIndonesia.com juga bertemu dengan salah satu pedagang yang mengaku berasal dari Filipina. Meski begitu dia mengaku bisa sedikit berbahasa Indonesia karena sudah dua tahun menetap di Indonesia.
"Saya Mahasiswa, Bogor, Kuliah saya di Bogor," kata Espyke Jeromee (24) pria yang mengaku berasal dari Filipina.
"Saya Nasrani, dan saya begitu sedih membaca setiap berita Palestina," kata dia.
Jeromee memilih berjualan buku-buku muslim dan serban yang dia dapat dari rekan-rekannya sesama mahasiswa di Bogor.
"Saya juga datang dengan kawan dari Bogor," kata dia.
"Ayo ini buku Islam, ini bagus. Saya jual untuk sumbang ke Palestina. Saya ada dua kantong masukan uangnya ke kantong biru, ada tulisan save Palestina. Jangan kantong oranye, itu kantong saya pribadi," teriaknya. (dal/wis)
Massa aksi 115 bela Palestina padari kawasan Monas. (CNN Indonesia/Setyo Aji Harjanto)