"Kita patut curigai ada pihak yang mengadu domba antar umat beragama," kata dia, saat ditemui pada Milad ke-20 PKS di Sentul, Bogor, Minggu (13/5).
Sohibul mengatakan PKS meminta masyarakat Indonesia tidak melihat kejadian ini sebagai konflik antaragama. Dia meminta umat beragama di Indonesia tetap solid menjaga kerukunan, dan mewaspadai pihak-pihak yang sengaja ingin memecah belah persatuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jelas Islam tidak mengajarkan umatnya untuk melakukan terorisme rumah ibadah orang lain, ini jauh dari nilai-nilai Islam sendiri," kata Sohibul.
Setelah ledakan itu, terjadi dua ledakan lainnya di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Sawahan di Jalan Arjuno, yang hanya berselang sekitar lima belas menit.
Serangan itu mengakibatkan sebelas orang meninggal dunia, dan 40 orang luka-luka yang dibawa ke RSUD Dr. Soetomo. (ayp/arh)